Diceritakan seorang tukang becak bernama Bablu Shekh merupakan bapak dengan 3 anak yang bekerja seharian dijalanan mengantar dan menjemput penumpang dari satu tempat ke tempat lain agar bisa menafkahi keluarga kecilnya. Suatu pagi seorang pria meminta Bablu mengantarkan putrinya untuk berangkat ke kampus dan berpesan untuk berhati-hati dijalan. Ayah penumpangnya ini meminta pada anaknya untuk berpegangan di kerangka becak dengan kuat. Bahkan sebelum becak berangkat sang ayah juga agar berjalan perlahan-lahan agar anak gadisnya tidak terluka.



Namun nyatanya ditengah perjalanan gadis ini menangis terisak-isak setelah menerima telepon dari seseorang. Berdasarkan asumsi Bablu gadis ini berencana lari dengan kekasihnya tapi ia malah dicampakkan. Tukang becak ini akhirnya memperhatikan penumpangnya terus menerus dan membuat si gadis tak nyaman bahkan meminta turun sebelum sampai tujuan. Setelah turun kejadian selanjutnya ternyata ia meninggalkan uang dijok dan langsung menuju rel kereta api.



Awalnya Bablu ingin mengabaikan saja dan langsung narik lagi tapi teringat pesan ayah si gadis terus terngiang-ngiang di kepala, akhirnya dia memarkirkan dan berlari menuju gadis muda itu menarik dari rel kereta api saat kereta akan lewat. Saat si gadis diminta kembali bersama tukang becak itu jawabnya malah mengatai sambil berteriak pada Bablu "orang bodoh, tidak berpendidikan" sambil menangis sekeras-kerasnya. Bablu takut meninggalkan gadis itu di tempat sepi itu. Akhirnya dibiarkan menangis selama 3 jam dan menenangkan diri. Kemudian Bablu saat mengantarkan kerumahnya dan si gadis mengatakan untuk merahasiakan semua yang telah terjadi.



Bahkan Bablu berpikir jika dirinya tak ingin memiliki anak perempuan saja. Setelah kejadian itu 8 tahun kemudian Bablu mengalami kecelakaan dan dibawa ke rumah sakit. Ketika dia membuka mata dirinya kaget ternyata dokter yang merawatnya adalah gadis cantik yang 8 tahun silam pernah ia tolong. Didampingi seorang dokter senior gadis ini mengatakan jika Bablu merupakan ayahnya. "Jika ayah tidak mendukung saya di masa lalu, saya tidak akan pernah jadi dokter"muka nenek perbandingan.
Pada saat itu Bablu bersama keluarga begitu bahagia karena mendapatkan anak angkat seorang dokter cantik. Ternyata kebaikan dimasa lalu Bablu selalu dikenang oleh gadis tersebut dimana Bablu pernah menyelamatkan nyawanya saat berniat bunuh diri. Gadis ini juga memberikan harapan untuk mendapatkan yaitu anak perempuan walau bukan anak kandung.
Sumber:erabaru.net