UnikSeru--- Pernahkan Anda melihat seseorang yang memiliki jidat hitam. Biasanya orang tersebut mungkin merupakan aktivis masjid, atau takmir, yang konon memiliki kebiasaan beribadah yang tinggi. Orang tersebut rajin melakukan sholat sunnah dan ibadah wajib yang tak terputus. Lalu apakah ada hubungannya, antara jidat hitam dan rajin sholat?

Jidat Hitam Bukan Berarti Seseorang Rajin Sholat, Justru yang Terjadi Mungkin Seperti Ini

Sebenarnya ada juga hubungannya sih, tetapi di kasus lain, bisa juga malah tidak ada hubungannya sama sekali. Namun yang jelas, ada sebab, ada akibat. Jidat hitam tentu terbentuk oleh sebuah kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang. Sujud merupakan rukun sholat yang paling banyak dicurigai sebagai penyebabnya.



Akan tetapi tahukah Anda, label ahli ibadah dengan jidat hitam itu sebetulnya bukanlah sesuatu yang tepat. Bukan berarti yang berjidat hitam itu lalu pasti rajin sholat, dan yang berjidat bersih jarang sholat. Kita tidak bisa menjamin parameter penilaian yang seperti itu, karena yang mungkin terjadi adalah seperti ini:
Seperti dikutip dari laman alasehat.com (11/10/2018), dr Annisa Aluli Anjani, mengungkapkan bahwa benar jidat hitam tentu disebabkan adanya intensitas sebuah aktivitas yang tinggi (seperti halnya sujud yang terlalu ditekan dalam sholat) sehingga menyebabkan kulit dahi menebal karena rangsangan penekanan. Pertumbuhan dan penebalan kulit itu sebenarnya merupakan mekanisme alami perlindungan tubuh, sehingga area tersebut akan tampak lebih gelap.
Selain itu yang perlu diperhatkan adalah sajadah. Apakah sajadah kita selalu bersih, atau kasar teksturnya. Karena jika tidak bersih juga berpermukaan kasar, ditambah seseorang jarang membersihkan wajahnya, kotoran bisa juga menodai area dahi dan membuatnya mengendap dan menghitam


Maka kalau begini, yang perlu diperhatikan sebenarnya adalah bagaimana cara kita sujud dalam sholat. Bukankah malah lebih baik jika jidat kita tetap bersih dan normal meski kita orang yang rajin sholat?
Dikulik lebih lanjut, ada juga faktor lain yang mungkin menyebabkan dahi seseorang menghitam, seperti tahi lalat, tumor kulit, infeksi jamur , atau kelainan pigmen kulit.
Kesalihan seseorang tentu hanya Allah SWT yang tahu. Batin dan iman seseorang adalah rahasia Tuhan yang kelak akan dipertanggungjawabkan oleh setiap manusia. Bisa saja jidat hitam terbentuk karena seseorang sengaja menggosok-gosokkan dahinya dengan keras, demi dipandang sebagai orang yang rajin ibadah. Nah, kan, siapa yang tahu, bukan? Ini memang agak rumit ya.