Teka-teki soal jenazah Jamal Khashoggi yang hilang bagai ditelan bumi perlahan mulai terungkap. Laporan terbaru dari pemerintah Turki menyebut jasad Jamal Khashoggi dimusnahkan dengan cairan khusus yang kemudian dibuang ke saluran pembuangan air.
Mengutip Channel News Asia, Minggu (11/11/2018), seorang sumber rahasia dari kantor kejaksaan Turki menuturkan tim penyidik menemukan bukti adanya cairan asam dan berbagai bahan kimia lain di rumah dinas Konsul Jendral Arab Saudi di Turki, Mohammed Al Otaibi.
"Penyidik yakin jenazah Jamal Khashoggi dilenyapkan dengan cairan asam hingga mencair, kemudian dibuang ke saluran air," demikian keterangan sumbar rahasia tersebut.
Pada pekan lalu, penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Yasin Aktay, mengatakan, Jamal Khashoggi dimutilasi agar mudah dilenyapkan. "Kami yakin Jamal Khashoggi tidak sekadar dibunuh dengan cara sadis. Namun, pembunuh itu juga sengaja melenyapkan jasad Jamal Khashoggi," terang Yasin Aktay.
Sementara itu, pihak Kepolisian Turki memutuskan menghentikan pencarian jenazah jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Keputusan itu diambil setelah mereka menemukan berbagai fakta mengejutkan yang memperkuat teori bahwa jenazah Jamal Khashoggi segaja dilenyapkan.
Kematian Jamal Khashoggi menyisakan duka mendalam di benak tunangannya, Hatice Cengiz. Dia sangat sedih pria yang sangat dicintainya itu lenyap begitu saja. "Saya tidak tahu harus berkata apa mendengar pembunuhan Jamal Khashoggi yang begitu sadis. Bagaimana mungkin mereka melenyapkan tubuhmu. Mereka membunuhmu, mencincang tubuhmu, merampasmu dari aku dan keluargamu. Kembalikan jasadnya agar kami bisa menguburkannya di Madinah seperti keinginannya," jerit Hatice Cengiz pilu.
Surat kabar Turki, Daily Sabah, mengabarkan, Arab Saudi mengirimkan 11 orang ahli kimia dan racun ke Turki yang kabarnya diminta membersihkan bukti pembunuhan Jamal Khashoggi. Mereka berada di sekitar gedung Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 11 Oktober 2018 hingga 17 Oktober 2018.
Seperti diketahui, Jamal Khashoggi kali terakhir dilihat dalam keadaan bernyawa pada 2 Oktober 2018. Kala itu, dia mendatangi Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki, untuk mengurus dokumen pernikahan dengan tunangannya, Hatice Cengiz. Namun, dia tidak pernah terlihat keluar dari gedung tersebut sampai kabar kematiannya yang misterius tersebar.