Sering kita mendengar ungkapan, manusia hanya bisa berencana namun Allah juga yang punya kehendak. Ya, sebagai manusia awam, kita memang tidak akan pernah tahu apa yang dikehendaki Allah. Terkadang, rencana yang telah dipersiapkan dengan matang, dan akan berlangsung, bisa saja batal. Seperti yang dialami sepasang kekasih dalam kisah berikut.
Diceritakan. Pasangan bernama Darma dan Putri (keduanya nama samaran) ini batal menikah, lantaran calon pengantin wanita ternyata telah dipanggil Yang Maha Kuasa dua jam sebelum pelaksanaan akad nikah.
Hari yang seharusnya menjadi momen paling bahagia dalam hidup mereka, namun nyatanya takdir berkata lain. Putri meninggal dunia sebelum akad nikah dan resepsi pernikahan mereka digelar. Sontak, hari nan bahagia itu pun berubah menjadi hari pemakaman Putri.
Ayah mendiang Putri masih ingat benar kejadian sebelum putri tercintanya itu menghembuskan nafas terakhirnya. Sang ayah mengatakan kalau putrinya saat itu sempat mengeluh rasa nyeri pada bagian dada. Lantaran rasa nyeri yang dirasakannya semakin kuat, Putri pun akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Saat itu Putri terlihat seperti sudah mengetahui kalau ajalnya sudah dekat, sehingga ia pun sempat mengucapkan kalimat terakhir yang amat menyentuh hati kedua orangtuanya yang terus diingat hingga kini.
“Pak..bu..aku dak bakalan lamo lagi,” itulah kata-kata yang diucapkan Putri sebelum meninggal.
Namun sang ibu mengatakan, “Bertahan saja nak, kita berobat.”
“Kami sudah pasrah dan waktu itu jam satu lewat, saya merasa Putri sudah tidak bernyawa lagi saat masuk ke UGD,” ucap sang ayah, dengan kedua matanya yang terus berbinar menahan air matanya agar tak menetes.
Akhirnya, pernikahan yang sudah dinanti-nanti pasangan yang telah merajut kisah asmara selama kurang lebih 10 tahun ini pun hanya tinggal kenangan.
Nah, bagaimana menurut sahabat semua? Bila ada pendapat atau masukan silakan tulis di kolom komentar ya. Jangan lupa berikan like & share juga lalu klik ikuti bila menyukai postingan ini. Terima kasih.
Sumber: youtu.be/usGxG7dgxxg