Dalam sidak yang dilakukan oleh Ombudsman RI ke Lapas Sukamiskin, mereka mendapati bahwa kamar Setya Novanto lebih besar daripada kamar napi lain.

"Ada kamar yang lebih luas. Itu dihuni oleh Pak Setya Novanto, memang lebih luas. Kalau ditanya ukuran bingung, pokoknya dua kali lipat," ucap anggota Ombudsman Ninik Rahayu, Jumat (14/9).

Saat itu, Nazaruddin juga tengah nongkrong bersama dengan Setya Novanto. Mereka bebas ngobrol berdua di dalam kamar.

Namun, Ninik mengatakan tak menemukan fasilitas mewah di di kamar itu, seperti tv atau smartphone. Kamar itu juga berbeda dengan kamar Novanto yang ada dalam tayangan Mata Najwa beberapa waktu lalu.

Satu lagi yang menjadi perhatian adalah kamar tiap napi di Lapas Sukamiskin tidak digembok, sehingga penghuni bebas keluar masuk.

"Temuan yang tidak patut ada perlakuan berbeda, misalnya standard operating procedure di dalam Lapas pukul lima (sore) ditutup (kamarnya), di depannya (kamar) digembok. Hunian Sukamiskin nggak digembok masing-masing kamar. Digemboknya di blok saja, jadi leluasa. Nah ini saya kira perlu menjadi masukan," tutur Ninik.

Namun, Novanto membantah bahwa kamarnya lebih luas. Menurutnya, itu kamar standar. "Nggak ada itu, biasa. Itu bukan besar, itu kan bekas lapas. Nggak ada kok yang besar, sama sajalah, semua sama, standardisasi sama," ucap Novanto, Jumat (14/9).