Javathuna.id-Komite Olimpiade Jepang (JOC) resmi menghukum 4 pemain basket putra Asian Games 2018 karena menyewa PSK dan masih mengenakan seragam tim di kawasan Blok M, Jakarta.


Dilansir dari brilio.net (21/8/2018) Keempat atlet tersebut adalah Nagayoshi (27), Takuya Hashimoto (23), Takuma Sato (23) dan Keita Imamura (22). Sesampainya di Jepang, mereka berpakaian hitam, menghadiri konferensi pers Tokyo, dan mengakui segala kesalahannya.
Berawal ketika meninggalkan Athletes Village sekitar pukul 22.00 WIB pada Kamis malam (16/8). Setelah mengalahkan Qatar 82-71, Mereka makan di restoran Jepang sekitar kawasan Blok M. Setelah selesai, mereka didekati beberapa wanita lokal lewat calo yang bisa berbahasa jepang.
Tergoda, akhirnya masing-masing atlet Jepang merogoh kocek Rp 1,2 juta. Sehingga total tariff yang dibayar adalah 4,8 Juta. PSK tersebut kemudian dibawa ke sebuah hotel. Hingga akhirnya 4 atlet tersebut kembali ke Athletes Village pukul 2.30 WIB.
Secara kode etik tim nasional Jepang, hal ini menampar delegasi jepang di mata dunia. Mereka siap menanggung konsekuensinya karea sadar, mereka bertanding menggunakan biaya dan pajak rakyat. JOC pun masih menimbang hukuman apa yang pantas mereka dapatkan. 


Mereka terbukti bersalah gaes. Dan mengakuinya. Tak bermaksud membela, Cuma sekedar mengakui kalo jepang punya kode etik yang harus dicontoh ketika mereka berbuat salah.

Kita dijajah jepang tapi kok kode etik seperti ini tak ditularkan ya..eh..ups