Maz Fabio – Mendengar nama Fay Nabila, pikiran kita tentu akan kembali pada tahun 2010 lalu, nama ini muncul untuk pertama kalinya dihadapan public dengan parasnya yang imut dan juga senyumnya yang manis, Fay Nabila tampil di ajang pencarian bakat tersebut karena talentanya untuk ngedance ala remaja masa kini.
Setelah beberapa tahun berlalu, kemampuan gadis kelahiran Surabaya tahun 2000 ini ternyata bukan Cuma menari, dirinya ternyata mampu berakting dengan baik, hal inilah yang membuat nama Fay Nabila semakin berkibar di Industri hiburan Indonesia, bahkan di tahun ini dirinya bermain kembali bermain sinetron bersama para bintang ternama di ‘Orang Ketiga’.
Namun disaat karirnya sedang bagus dan meningkat pesat, Fay harus dilarikan ke rumah sakit karena penyakit usus buntu yang dideritanya, hal ini tentu saja membuat panik keluarga, Betty yang tak lain adalah ibunda dari Fay menuturkan bagaimana kronologi perawatan Fay Nabila di rumah sakit.
"Gini, awalnya kan ke rumah sakit yang bawa kan orang lain, posisi saya masih di Surabaya. Itu di UGD langsung minta dioperasi. Diminta mengenai biaya segitu kan saya masih bingung lah. Saya nggak ada kalau uang segitu, hampir Rp 50 juta," cerita Ibunda Fay Nabilla, Betty, dihubungi detikHOT
"Saya masih mikir-mikir mau cari rumah sakit yang masih bisa terjangkau. Dia nawarin ada paket yang lebih rendah Rp 35 juta. Kalau nggak dioperasi sekarang takutnya besok pecah gitu. Kalau pecah kan aku juga bingung, usus buntu pecah banyakan nggak tertolong. Akhirnya yaudah deh saya ambil Rp 35 juta," lanjutnya.
"Saya bayarnya sebagian saya ada uang 25 juta. Saya harus laporan ke bapaknya di Surabaya. Dia di UGD saya baru berangkat ke Jakarta. Saya bilang jangan diapa-apain dulu sampai saya datang. Ternyata terakhir-terakhir saya bayar banyak segitu," ungkapnya.
Karena sudah banyak uang keluar untuk mengobati penyakit anak tercintanya, ibunda tanpa ragu memutuskan untuk menggunakan fasilitas yang diberikan oleh Negara dalam hal kesehatan, Betty terpaksa menggunakan BPJS.
"Soal BPJS ini itu kan yang mahal itu. 10 hari kemudian di lokasi syuting drop lagi. Di situ saya tahu rumah sakit yang bagus. Memang rumah sakit itu nggak ada BPJS dari pertama kali pemerintah itu kan wajib kita ikut. Ya nggak apa-apa sih, cuma di situ leukositnya 16 ribu. Pas datang ke rumah sakit yang ada BPJS-nya langsung dikasih obat yang satu bulan itu," tuturnya.
Sang bunda beranggapan, dirawat dirumah sakit mahal saja penyakit Fay belum juga hilang, nah untuk berikutnya ada baiknya menggunakan rumah sakit yang metode pembayaran bisa menggunakan BPJS.
"Kami berpikirnya gini, dirawat di rumah sakit yang bayarannya mahal banget, tapi penyakitnya masih ada. Bayar mahal tidak menjamin kualitas, akhirnya kami menggunakan BPJS. Di Surabaya masuk rumah sakit yang BPJS tetap aja nggak bayar. Awalnya nggak ah. Ternyata mahal pun nggak jamin sembuh total. Sekarang BPJS pikirannya rumah sakit kumuh lah, nggak kok, rumah sakit sekarnag bagus-bagus," tegas Ibuda Fay Nabila.
Sedih banget ya mendengar Fay Nabila sampai harus dirawat dirumah sakit, Maz Fabio Cuma bisa berharap, agar penyakit jebolan Indonesia Mencari Bakat ini bisa segera disembuhkan, sehingga kita semua bisa melihat kembali acting dan juga tarian dari seorang wanita cantik yang bernama Fay Nabila.