LORONGWAKTU- Dua pasangan bakal calon presiden-wakil presiden sudah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum. Mereka adalah pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Pasangan yang mendaftar lebih dulu adalah Jokowi-Ma'ruf. Keduanya terlebih dahulu berkumpul bersama partai politik pengusung dan pendukung serta para relawan di Gedung Joang '45, Jakarta Pusat.
Referensi pihak ketiga
Jokowi dan ma'ruf Mereka menyerahkan dokumen pendaftaran dengan diantar ketua umum hingga sekjen partai koalisi, yakni PDIP, Golkar, NasDem, PKB, PPP, Hanura, PKPI, PSI, dan Perindo. Tak hanya itu, sejumlah menteri ikut mengantar. Setelah dokumen dinyatakan lengkap,
Setelah menyerahkan brrkas ke KPU Jokowi berpidato di gedung joang '45, Jakarta pusat. Kata-kata mulia Jokowi, "Saya mendengar tadi malam Bapak Prabowo Subianto sudah mendeklarasikan pasangan bakal capres-cawapres. Kita menyampaikan selamat kepada beliau dan para partai pendukungnya. Pak Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno adalah putra-putra terbaik bangsa ini. Beliau bersama saya dan KH Ma'ruf Amin ingin berjuang demi bangsa yang kita cintai ini. Salah satu yang ingin saya sampaikan, sekali lagi, kita tebarkan berdemokrasi selama Pemilu 2019 yang sehat," tutur Jokowi.
Referensi pihak ketiga
Perbedaan pilihan politik, menurut Jokowi, tidak boleh dijadikan alasan untuk bermusuhan. Tali persaudaraan, menurut Jokowi, harus tetap dijaga, "Jangan sampai karena perbedaan pilihan politik kita menjadi bermusuhan, bermusuhan antar tetangga, tidak saling menyapa antarkampung, sehingga kita kehilangan tali persaudaraan," kata Jokowi.
Referensi pihak ketiga
Sementara itu, di luar gedung KPU ada pula massa pendukung Prabowo yang di antaranya adalah dari KSPI. Mereka melakukan long march menuju kantor KPU, Prabowo dan Sandiaga lalu menyerahkan dokumen kelengkapan kepada komisioner KPU. Berkas keduanya dinyatakan lengkap dan Prabowo pun dipersilakan memberi sambutan.
Iya Menyebutkan "Apa pun keputusan rakyat, kami terima, kami hormat. Kami hanya ingin berkuasa dengan izin rakyat, dan kami ingin berkuasa untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia. Kami ingin mengabdi supaya tidak ada orang miskin di Indonesia, dan tidak boleh ada orang lapar di Indonesia, tidak boleh ada keadilan tidak sampai ke seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.
Di langsir oleh: Detik.com dan Liputan6.com


