Entah kenapa aku merasa sesuatu yang buruk akan terjadi hari ini. Seolah-olah ada firasat tak baik menghentak-hentak ke dalam hati. Karena terus menerus gelisah dan tak bisa konsentrasi bekerja, aku memutuskan untuk pulang lebih awal.
Setibanya di rumah, suasana nampak sepi. Kudapati pintu kamar dalam keadaan terkunci. Tapi sungguh aneh, pintunya dikunci dari dalam.
Tanpa pikir panjang, aku langsung mendobraknya. Betapa terkejutnya aku melihat istri sedang berasyik masyuk memavdu kasih dengan lelaki lain dalam keadaan tanpa buvsana.
Aku geram. Seketika emosiku meledak. Secara spontan tinjuku menghajar lelaki itu tanpa ampun. Tak peduli dengan wajahnya yang sudah babak belur. Dia pantas mendapatkannya karena telah mengotori ran jang pengantinku.
Lalu kuseret dia keluar kamar, kuhajar lagi sampai amarahku terlampiaskan padanya. Hingga sosok itu terkulai tak berdaya.
Ternyata aku masih belum puas. Kulihat istriku akan memungut bajunya yang tergeletak di lantai. Entah kenapa seolah digerakan sendiri, kakiku menendang wajahnya.
Yah, wajah orang yang kucintai selama ini. Aku tidak tahu apakah itu setimpal dengan pengkhianatan yang dilakukannya padaku. Semua serba semrawut.
Mungkin, kata "cerai" adalah pilihan yang paling tepat untuk wanita yang begitu tega berse lingkuh di belakang suaminya.
***
Betapa berdosanya seorang istri yang mengkhianati suaminya. Mema sukkan lelaki lain ke dalam rumah saat suami sedang mencari nafkah. Sungguh dia wanita durhaka dan telah melakukan kezhaliman yang nyata.
***
Bagaimana menurut sahabat ucer? Pantaskan wanita seperti itu dijadikan istri?
Sumber:
dream.co.id/suami-pergoki-istri