Setelah kemarin lama menunggu penetapan calon wakil pasangan yang akan menjadi presiden 2019-2024 antara Jokowi dengam rivalnya pada pilpres 2014 yang lalu yaitu Prabowo Subianto. Tanggal 9 Agustus kemarin merupakan hari yang melegahkan penantian panjang untuk penentuan wakil masing-masing presiden, yang dimana Jokowi Menggaet KH. Ma'aruf Amin yang merupakan Naladhtul Ulama dan ketua majelis Ulama Indonesia. Begitu juga dengan prabowo subianti telah meminang Sandiaga Uno yang merupakan wakil dari Gumbernur Jakarta.
Dengan terpilihnya masing-masing wakil dari calon presiden maka sebagai pengamat pilpres sudah dapat melihat pandangam bagaimana dan seperti apa nantinya pemilihan presiden 2019-2024, seperti sekarang ini baru satu hari pendaftaran sudah banyak yang mennytakan Jokowi akan kalah pada pilpres 2014 nanti, mengapa? Ini adalah realitanya.
1. Menurut Fahri Hamzah
Pendapat Amir Hamzah yang dikutip dari Tempo bahwa pemerintahan Jokowi menutup-nutupi kenyataan politik dan penxitraan berlebihan dan pemerintahan jokowi tidak mampu menyentuh kaum muda. Dari sini dapat disimpulkan bahwa ini akan menjadi bahan untuk menjatuhkan pamor jokowi yang 4 tahun kepemimpinannya berjalan dengan kepuasan dari masyarakat yang cukup besar dan berharap jokowi menjalani 2 periode, apakah itu akan menjadi kenyataan? Kita lihat saja nanti.

2. Voting Iwan Fals
Pada akun twiternya musisi tua ini juga membuat voting pada akun twiternya. Pada pasangan Jokowi - Ma'ruf di singkatnya dengan JoKMar dan Prabowo - Sandiaga dengan sebutan PraSan. Dari hasil voting tersebut JokMar Harus menerima kekalahan yang sangat telak yaitu dengan perolehan suara 26 persen sedangkan pasangan PraSan memeperoleh kemenangan yang besar yaitu 68 persen. Jumlah pemilih dari voting akun twiternya intagram ini adalah berjumlah 30.275 pemilih.
3. Voting ILC TV one News
Pada voting ini pemilih lebih banyak daripda pemilih voting Iwan fals yaitu pemilih berjumlah 110.259 Pemilih. Hasilnya juga sama saja yang menyatakan Jokowi kalah dalam voting ini yaitu dengan memperoleh suara 26 persen dan dengan 63 persen adalah milik Prabowo, dan untuk jumlah pemilih golput alias golongan putih adalah 11 persen.
4. Voting Radio Elshinta
Radio Elshinta juga membuat voting pada akun twiternya . Hasil untuk yang ketiga ini juga merupak kemenangan untumk Prabowo dengan perolehan suara80 persen dan dan kekalahan yang sangat telak harus diterima oleh Jokowi dengan suara voting 20 persen. Jumlah pemilih dalam voting ini berjumlah 28.789 pemilih.
Pemilihan wakil jokowi adalah salah satu faktor untuk kemenangannya nanti dan juga target-target apa saja yang telah terwujud dari janjinya kemarin, sedangkan untuk prabowo harus mencari kelemahan Jokowi yang merupakan saat kempemimpinannya penilaian masyarakat juga cukup baik.
Pemilihan umum adalah rahasia dan privasi masing-masing individu tetapi pilihlah dengan melihat secara subjektif bukan objektif.

Sumber: wartakota.tribunews.com
Sumber :httpp://pilpres.tempo.com