Terdapat seorang pria yang telah menyelesaikan hafalan al-Qur'annya 30 juz. Saat itu ia sangat berbahagia lantaran pernikahannya. Semua terasa indah dalam cinta yang penuh keberkahan.
Mereka merasa semakin bahagia lantaran cinta keduanya telah membuahkan anak. Dikaruniai empat orang anak.
Namun, bukanlah manusia beriman jika tidak digoda oleh setan. Setan tidak akan pernah ridha dengan kebaikan yang dilakukan oleh anak Adam. Di waktu yang tepat, setan telah beraksi untuk memisahkan kedua insan yang tengah memadu kasih ini.
Bermula di via jejaring sosial. Saat sang istri terhubung dengan teman-teman sekolahnya.
Mulai dari sekolah tingkat menengah hingga teman-teman kuliahnya. Hingga sang istri meminta suaminya untuk bekerja di luar rumah. Terlebih lagi lantaran wanita ini memang lulusan sarjana.
Awalnya sang suami tidak mengizinkan. Namun, lama-kelamaan lantaran kasihan melihat istrinya bosan di rumah, ia pun akhirnya memberikan izin kepada bidadarinya itu untuk bekerja di luar rumah.
Dan dari sanalah awal petaka keluarga mereka. Sang istri mengenal banyak orang. Bertemu dengan teman-teman masa sekolah dan kuliahnya. Sering berinteraksi dengan lawan jenis atas nama urusan kantor.
Hingga suatu hari, sang suami mendapat panggilan via telepon genggamnya. Dari pihak keamanan. Dirinya diminta untuk segera menghadap. Ada urusan amat penting.
Meski keheranan ada apa, sang suami bergegas. Sesampainya di kantor polisi, bagai disambar petir di malam gulita, ia melihat istrinya dalam sebuah sudut penjara.
Sosok yang amat dibanggakannya itu kini menangis. Sang istri berlari menghampiri suaminya. Diciumlah kaki sang imam dalam rumah tangganya itu.
Dan di sudut lain, sang suami melihat lelaki yang lebih tampan, gagah, dan tinggi dibanding dirinya. Lelaki itu dan istrinya digrebek di sebuah hotel. Entah, apa yang terjadi di kamar penuh laknat itu.
Sepulang dari rumah, sang suami mantap jatuhkan ceraikan istrinya itu. Dan ketahuilah, sang istri bukan wanita sembarangan. Atas didikan suaminya itu, wanita ini memiliki banyak hafalan dalam al-Qur’an. Na’udzubillahi